بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

"In the name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful"



Tuesday, 8 April 2014

Resiko Inovasi

Resiko inovasi adalah potensi penyimpangan hasil karena terjadinya pembaharuan, modernisasi atau tranformasi dalam proses produksi. Penyimpangan positif (perbaikan kinerja) terjadi apabila inovasi tersebut membantu proses operasi. Sebaliknya, inovasi beberapa aspek dapat menyebabkan terjadinya penyimpangan negatif apabila perusahaan tidak segera melakukan penyesuaian. 
Inovasi menciptakan sesuatu yang belum ada, bisa jadi yang dihasilkan sesuatu yang minor atau bahkan monumental, dengan kata lain selalu ada resiko yang mengikutinya.
Penelitian di The Economics pada 197 inovasi produk melaporkan bahwa 111 diantaranya berhasil dan 86 lainnya gagal, berusaha untuk membandingkan kelompok untuk melihat perbedaan antara inovasi yang sukses dan yang gagal. Pertama, mereka menilai hal-hal apa yang menjadikan sebuah inovasi sukses dan hal-hal apa saja yang menjadikannya gagal. Mereka menemukan bahwa inovasi yang sukses memilki 5 karakteristik, yaitu:
  • ·         Baru di pasaran
  • ·         Berdasarkan teknologi yang sudah diuji coba dan dites.
  • ·         Tidak mengeluarkan banyak biaya
  • ·         Memenuhi kebutuhan konsumen
  • ·         Mendukung sesuatu yang sudah ada sebelumnya.

Sebaliknya produk yang gagal disebabkan oleh tekonologi yang belum diujicobakan, atau inovasi yang tercipta tapi tidak mampu memecahkan masalah ataupun memberikan solusi yang jelas. 

No comments:

Post a Comment