بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

"In the name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful"



Thursday, 12 November 2015

SWOT: Analisis Lingkungan di Sekolah

Salah satu teknik manajemen stratejik untuk analisis lingkungan organisasi adalah analisis SWOT. Analisis SWOT menyediakan para pengambil keputusan organisasi akan informasi yang dapat menyiapkan dasar dan pertimbangan  dalam pengambilan keputusan dan tindakan.
SWOT adalah kependekan dari Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats. Strengths atau kekuatan adalah kemampuan internal dari suatu organisasi yang dapat membantu untuk mencapai tujuan organisasi dalam sebuah industri yang bersaing. Weaknesses atau kelemahan adalah hal-hal yang dapat membatasi penyelesaian dari tujuan organisasi. Opportunities atau peluang adalah keadaan, kejadian atau situasi eksternal yang memberikan keuntungan yang signifikan pada organisasi. Threats atau ancaman adalah situasi dan kondisi eksternal yang memungkinkan memberikan masalah atau membahayakan organisasi dalam pencapaian tujuannya. (Sagala:2013)
Analisis lingkungan terdiri dari dua unsur yaitu analisis lingkungan eksternal dan analisis lingkungan internal. Analisis lingkungan eksternal meliputi identifikasi dan evaluasi dari aspek-aspek sosial, budaya, politis, ekonomis, teknologi dan kecenderungan yang mungkin berpengaruh pada organisasi. Hasil dari analisis lingkungan eksternal adalah sejumlah peluang (opportunities) yang harus dimanfaatkan oleh organisasi untuk kepentingan dalam mencapai tujuan oraganisasi tersebut dan sejumlah ancaman (threats) yang harus dicegah dan dihindari agar tidak melemahkan organisasi. Analisis lingkungan internal terdiri dari semua kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses) yang dimiliki oleh suatu organisasi. (Sagala:2013) Sebuah organisasi harus mengambil manfaat dan kekuatannya secara optimal dan harus berusaha untuk mengatasi kelemahannya agar terhindar dari kerugian.
Analisis SWOT di sekolah dapat membantu untuk mengatur strategi bagaimana sekolah dapat memanfaatkan segala kekuatannya dan menggunakan berbagai peluang untuk memajukan sekolah dengan optimal, serta mengatur strategi bagaimana agar kelemahan yang dimiliki dan ancaman dari luar tidak memberikan kerugian yang besar pada sekolah. Analisis SWOT dalam penyelengaraan sekolah dapat membantu pengalokasian sumber daya seperti anggaran, sarana dan prasarana, sumber daya manusia (guru dan siswa), fasilitas sekolah, potensi lingkungan, dan sebagainya agar termanfaatkan dengan efektif.
Analisis SWOT dalam program sekolah dapat dilakukan dengan membuat matrik SWOT. Matriknya terdiri dari daftar kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam penyelengaraan program sekolah. Untuk memperoleh mutu sekolah dapat dilakukan berbagai strategi seperti strategi SO (strengths – opportunities), yaitu dengan menggunakan kekuatan dan peluang yang dimiliki sekolah. Strategi WO (weaknesses – opportunities), yaitu memperbaiki kelemahan yang dimiliki sekolah dan memanfaatkan segala peluang yang ada. Strategi TS (threats – strengths – threats), yaitu menggunakan kekuatan yang dimiliki sekolah dan menghindari apapun ancaman dari lingkungan sekolah. Strategi WT (weaknesses – threats), yaitu mengatasi segala kelemahan yang dimiliki oleh sekolah dan menghindari segala ancaman dari luar.

Mengapa dalam manajemen stratejik harus melakukan analisis lingkungan organisasi?

Analisis lingkungan organisasi dilakukan agar para pemegang kebijakan atau pengambil keputusan mengetahui informasi tentang kekuatan dan peluang apa saja yang dimilikinya dan kelemahan dan ancaman apa saja yang dihadapi oleh organisasinya sehingga dengan informasi ini, para pembuat keputusan dapat mengatur strategi untuk mencapai tujuan dari organisasi tersebut. Informasi relevan yang didapat secara sistematis tentang kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari sebuah organisasi akan dimanfaatkan oleh para pembuat keputusan untuk membuat pertimbangan dalam membuat kebijakan selanjutnya. Analisis lingkungan organisasi memungkinkan sebuah organisasi/ sekolah untuk menemukan peluang-peluang dan mengeksplotasi peluang-peluang tersebut untuk melawan kelemahan dan ancaman yang dihadapi oleh organisasi. 

Daftar Pustaka

Akdon. 2011. Manajemen Stratejik Untuk Manajemen Pendidikan. Alfabeta. Bandung

Sagala, Syaiful. 2013. Manajemen Stratejik Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Alfabeta. Bandung

No comments:

Post a Comment